Oktober 2015 - Anak Fisika

What's New Here?

ADA ASAP, ADA API

Tentunya peribahasa diatas sudah cukup familiar bagi kita, munculnya asap merupakan pertanda adanya Api. Nah, pertanyaannya , benarkah setiap kita menyalakan api (ada Api), akan selalu dibarengi dengan munculnya Asap ??

Hmm,,, Jika sudah ada yang tahu, simpanlah jawaban kalian terlebih dahulu, marilah kita sedikit mengulas tentang Api dan Jenisnya.
Api merupakan Elemen penting yang tak lepas dari kehidupan kita sehari-hari , sama halnya dengan air ,udara dan tanah. Banyak sekali fungsi dan manfaat Api yang sudah kita rasakan setiap harinya, salah satunya adalah saat kita memasak makanan. 

Saat kalian memasak makanan dengan menggunakan kompor Gas, coba kalian amati warna Api yang muncul, umumnya warna api yang muncul adalah api berwarna biru. Bandingkan dengan Api yang muncul saat kalian menggunakan korek api, atau saat kalian membakar kayu untuk Api unggun !! 
Apakah warna Api yang muncul berwarna sama ??

Tentunya tidak, umumnya Api yang muncul dari korek api atau kayu api unggun yang terbakar berwarna Orange kekuningan.
Nah, kenapa warna Api tersebut berbeda-beda ??  terus warna Api itu menunjukan apa ??


Jika kita pernah belajar Kimia dasar maupun Fisika saat SMA , tentunya kalian ingat Jika Api terjadi dari reaksi pembakaran senyawa yang mengandung Unsur Oksigen (O2). Jika suatu reaksi pembakaran kekurangan unsur oksigen (O2) maka Efisiensi pembakaran akan berkurang yang mengakibatkan munculnya Asap atau jelaga ( Asap merupakan contoh senyawa karbon ), jadi dalam reaksi pembakaran membutuhkan unsur Oksigen ( O2). Lilin yang yang mati, ketika ditutup Gelas merupakan salah satu contoh reaksi pembakaran yang kekurangan oksigen.

Reaksi pembakaran merupakan reaksi oksidasi, yaitu reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi ,artinya dalam reaksi pembakaran selalu melepaskan elektron. Ketika suatu reaksi melepaskan elektron, maka terjadi pelepasan energi, Hal tersebut terbukti dengan nilai entalpi energi reaksi pembakaran yang selalu negative (Entalpi energi adalah jumlah energi dalam suatu sistem dengan tekanan tetap).

Warna api ada berbagai macam, antara lain api warna merah api warna biru, api warna putih dan api warna hitam (transparan). warna api berbeda beda dipengaruhi oleh Faktor suhu (faktor fisika) dan zat yang mengalami reaksi pembakaran (Faktor kimia).

API MERAH
Api merah umumnya bersuhu < 1000oC , Api jenis ini sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, api yang berwarna orange kekuningan mempunyai suhu diatas Api merah dibawah Api Biru, kita akan menjumpainya saat kita menyalakan korek, maupun membakar kayu saat membat api unggun. 

API BIRU
Api biru memiliki suhu diatas Api merah, namun suhunya masih < 2000oC. Api jenis ini akan kita jumpai saat kita memasak dengan kompor gas

API PUTIH
Api putih memiliki Suhu > 2000oC. Api jenis ini bisa kita temukan pada industry-industri yang memproduksi material baja, besi dan Sejenisnya, selain itu api ini juga terdaat dalam inti matahari.

API HITAM
Merupakan Api yang paling panas, konon api hitam merupakan api yang tedapat dalam neraka. Saat kalian menyalakan lilin, coba amati pada bagian pangkal api. pada bagian pangkal api tersebut terlihat warna Api nyaris tranparan, Api tersebut merupakan Api hitam, karena warna hitam pada spektrum gelombang cahaya didefinisikan sebagai kondisi ketiadaan cahaya, hal tersebutlah yang menyebabkan api tampak transparan.

nah, pertanyaannya , Mengapa Api merah Suhunya paling rendah, dan Api biru lebih panas ??
Hal tersebut ada kaitannya dengan Hukum Pergeseran Wien, dimana Panjang Gelombang berbanding terbalik dengan Suhu Benda. 
Seperti kita ketahui Spektrum Gelombang Warna merah Memiliki panjang gelombang lebih tinggi dibandingkan dengan Warna Biru, maka Api Merah Suhunya lebih rendah daripada Api Biru, dan seterusnya.
Terkait dengan panjang Gelombang Spektrum Cahaya Tampak, bisa kalian lihat pada tabel dibawa h ini !!

Gambar Panjang Gelombang Cahaya Tampak

Warna api juga dipengaruhi oleh Faktor Kimia (zat yang mengalami reaksi pembakaran). Contohnya, Pada pembakaran sodium akan menghasilkan Api berwarna orange, Pada pembakaran stronsium klorida mengahasilkan Api berwarna merah, pada pembakaran kalium nitrat menghasilkan Api berwarna ungu, dan pada pembakaran tembaga menghasilkan api berwarna biru.

Bagaimana , paham kan mengapa warna-warni api beragam ?
Terus kalian tentu sudah bisa menjawab pertanyaan tentang Asap dan Api kan ??

Sekian, semoga bermanfaat

Referensi :
Fisika itu mudah, Yohannes surya
Sains.me
Serway, jilid 1 dan 2

Warna - Warni Api, Bukti Keindahan Fisika

ADA ASAP, ADA API

Tentunya peribahasa diatas sudah cukup familiar bagi kita, munculnya asap merupakan pertanda adanya Api. Nah, pertanyaannya , benarkah setiap kita menyalakan api (ada Api), akan selalu dibarengi dengan munculnya Asap ??

Hmm,,, Jika sudah ada yang tahu, simpanlah jawaban kalian terlebih dahulu, marilah kita sedikit mengulas tentang Api dan Jenisnya.
Api merupakan Elemen penting yang tak lepas dari kehidupan kita sehari-hari , sama halnya dengan air ,udara dan tanah. Banyak sekali fungsi dan manfaat Api yang sudah kita rasakan setiap harinya, salah satunya adalah saat kita memasak makanan. 

Saat kalian memasak makanan dengan menggunakan kompor Gas, coba kalian amati warna Api yang muncul, umumnya warna api yang muncul adalah api berwarna biru. Bandingkan dengan Api yang muncul saat kalian menggunakan korek api, atau saat kalian membakar kayu untuk Api unggun !! 
Apakah warna Api yang muncul berwarna sama ??

Tentunya tidak, umumnya Api yang muncul dari korek api atau kayu api unggun yang terbakar berwarna Orange kekuningan.
Nah, kenapa warna Api tersebut berbeda-beda ??  terus warna Api itu menunjukan apa ??


Jika kita pernah belajar Kimia dasar maupun Fisika saat SMA , tentunya kalian ingat Jika Api terjadi dari reaksi pembakaran senyawa yang mengandung Unsur Oksigen (O2). Jika suatu reaksi pembakaran kekurangan unsur oksigen (O2) maka Efisiensi pembakaran akan berkurang yang mengakibatkan munculnya Asap atau jelaga ( Asap merupakan contoh senyawa karbon ), jadi dalam reaksi pembakaran membutuhkan unsur Oksigen ( O2). Lilin yang yang mati, ketika ditutup Gelas merupakan salah satu contoh reaksi pembakaran yang kekurangan oksigen.

Reaksi pembakaran merupakan reaksi oksidasi, yaitu reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi ,artinya dalam reaksi pembakaran selalu melepaskan elektron. Ketika suatu reaksi melepaskan elektron, maka terjadi pelepasan energi, Hal tersebut terbukti dengan nilai entalpi energi reaksi pembakaran yang selalu negative (Entalpi energi adalah jumlah energi dalam suatu sistem dengan tekanan tetap).

Warna api ada berbagai macam, antara lain api warna merah api warna biru, api warna putih dan api warna hitam (transparan). warna api berbeda beda dipengaruhi oleh Faktor suhu (faktor fisika) dan zat yang mengalami reaksi pembakaran (Faktor kimia).

API MERAH
Api merah umumnya bersuhu < 1000oC , Api jenis ini sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, api yang berwarna orange kekuningan mempunyai suhu diatas Api merah dibawah Api Biru, kita akan menjumpainya saat kita menyalakan korek, maupun membakar kayu saat membat api unggun. 

API BIRU
Api biru memiliki suhu diatas Api merah, namun suhunya masih < 2000oC. Api jenis ini akan kita jumpai saat kita memasak dengan kompor gas

API PUTIH
Api putih memiliki Suhu > 2000oC. Api jenis ini bisa kita temukan pada industry-industri yang memproduksi material baja, besi dan Sejenisnya, selain itu api ini juga terdaat dalam inti matahari.

API HITAM
Merupakan Api yang paling panas, konon api hitam merupakan api yang tedapat dalam neraka. Saat kalian menyalakan lilin, coba amati pada bagian pangkal api. pada bagian pangkal api tersebut terlihat warna Api nyaris tranparan, Api tersebut merupakan Api hitam, karena warna hitam pada spektrum gelombang cahaya didefinisikan sebagai kondisi ketiadaan cahaya, hal tersebutlah yang menyebabkan api tampak transparan.

nah, pertanyaannya , Mengapa Api merah Suhunya paling rendah, dan Api biru lebih panas ??
Hal tersebut ada kaitannya dengan Hukum Pergeseran Wien, dimana Panjang Gelombang berbanding terbalik dengan Suhu Benda. 
Seperti kita ketahui Spektrum Gelombang Warna merah Memiliki panjang gelombang lebih tinggi dibandingkan dengan Warna Biru, maka Api Merah Suhunya lebih rendah daripada Api Biru, dan seterusnya.
Terkait dengan panjang Gelombang Spektrum Cahaya Tampak, bisa kalian lihat pada tabel dibawa h ini !!

Gambar Panjang Gelombang Cahaya Tampak

Warna api juga dipengaruhi oleh Faktor Kimia (zat yang mengalami reaksi pembakaran). Contohnya, Pada pembakaran sodium akan menghasilkan Api berwarna orange, Pada pembakaran stronsium klorida mengahasilkan Api berwarna merah, pada pembakaran kalium nitrat menghasilkan Api berwarna ungu, dan pada pembakaran tembaga menghasilkan api berwarna biru.

Bagaimana , paham kan mengapa warna-warni api beragam ?
Terus kalian tentu sudah bisa menjawab pertanyaan tentang Asap dan Api kan ??

Sekian, semoga bermanfaat

Referensi :
Fisika itu mudah, Yohannes surya
Sains.me
Serway, jilid 1 dan 2
Kegiatan praktikum selalu dilakukan kegiatan pengukuran. Pengukuran merupakan pengumpulan informasi, dengan melakukan pengumpulan dapat diperoleh besarnya suatu besaran, dan juga diperoleh bukti yang kuantitatif. Namun dalam pengamatan suatu gejala pada umumnya belum lengkap jika belum memberikan informasi yang kuantitatif, sehingga untuk memperoleh informasi tersebut memerlukan pengukuran suatu sifat fisis, (Sumber: Soejoto dan Sustini 1983 : 1). 

Dari pengukuran itu diperoleh berbagai sumber diolah dan disintesiskan menjadi sebuah model atau teori suatu gejala alam. Agar berguna teori-teori harus menerangkan semua peristiwa alam yang dikenal waktu itu, bahkan harus dapat meramalkan berbagai hal baru yang benar tidaknya dibuktikan dengan percobaan dan pengukuran baru (Sumber: Djonoputro, 1984 : 1).

Jika pada kesempatan sebelumnya, saya membagikan Makalah Eksperimen Fisika "Pembuatan Alat Praktikum Modulus Puntir"nah dikesempatan kali ini saya akan berbagi Makalah Pembuatan Alat Praktikum Ayunan Balistik.

Rancangan Alat Praktikum Ayunan Balistik tersebut dan makalah yang akan saya bagikan bukan merupakan karya pribadi saya, namun merupakan salah satu karya mahasiswa Pendidikan Fisika UNS, nama dan angkatan silahkan lihat pada tampilan makalah dibawah
Tampilan Alat Praktikum Ayunan Balistik  bisa kalian lihat digambar dibawah ini !!



Untuk Alat dan bahan Pembuatan alat praktikum Ayunan Balistik ini,  relatif mudah didapatkan dan harganya relatif murah ! 
untuk lebih lengkapnya silahkan lihat pada BAB III Makalah Pembuatan Alat Praktikum Ayunan Balistik yang tampilannya bisa kalian lihat dibawah ini !!



Dan jika kalian ingin mengunduh File makalah Pembuatan alat Praktikum Ayunan Balistik, bisa kalian Download  Via Google Drive atau Via Solidfiles

Sekian, semoga bermanfaat
Kritik, masukan dan saran bisa ditulis dikolom komentar

Eksperimen Fisika Ayunan Balistik Lengkap

Kegiatan praktikum selalu dilakukan kegiatan pengukuran. Pengukuran merupakan pengumpulan informasi, dengan melakukan pengumpulan dapat diperoleh besarnya suatu besaran, dan juga diperoleh bukti yang kuantitatif. Namun dalam pengamatan suatu gejala pada umumnya belum lengkap jika belum memberikan informasi yang kuantitatif, sehingga untuk memperoleh informasi tersebut memerlukan pengukuran suatu sifat fisis, (Sumber: Soejoto dan Sustini 1983 : 1). 

Dari pengukuran itu diperoleh berbagai sumber diolah dan disintesiskan menjadi sebuah model atau teori suatu gejala alam. Agar berguna teori-teori harus menerangkan semua peristiwa alam yang dikenal waktu itu, bahkan harus dapat meramalkan berbagai hal baru yang benar tidaknya dibuktikan dengan percobaan dan pengukuran baru (Sumber: Djonoputro, 1984 : 1).

Jika pada kesempatan sebelumnya, saya membagikan Makalah Eksperimen Fisika "Pembuatan Alat Praktikum Modulus Puntir"nah dikesempatan kali ini saya akan berbagi Makalah Pembuatan Alat Praktikum Ayunan Balistik.

Rancangan Alat Praktikum Ayunan Balistik tersebut dan makalah yang akan saya bagikan bukan merupakan karya pribadi saya, namun merupakan salah satu karya mahasiswa Pendidikan Fisika UNS, nama dan angkatan silahkan lihat pada tampilan makalah dibawah
Tampilan Alat Praktikum Ayunan Balistik  bisa kalian lihat digambar dibawah ini !!



Untuk Alat dan bahan Pembuatan alat praktikum Ayunan Balistik ini,  relatif mudah didapatkan dan harganya relatif murah ! 
untuk lebih lengkapnya silahkan lihat pada BAB III Makalah Pembuatan Alat Praktikum Ayunan Balistik yang tampilannya bisa kalian lihat dibawah ini !!



Dan jika kalian ingin mengunduh File makalah Pembuatan alat Praktikum Ayunan Balistik, bisa kalian Download  Via Google Drive atau Via Solidfiles

Sekian, semoga bermanfaat
Kritik, masukan dan saran bisa ditulis dikolom komentar

Total Tayangan Halaman

© 2016 Anak Fisika. WP Theme-Taufiq converted by Dede Taufiq
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.